Beredar Isu KPK Lakukan Pertemuan Tertutup Dengan Beberapa Instansi Pemkab Merangin

Investigasi885 Dilihat

GardaJambi.Com – Merangin. Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) RI ter intip oleh media ini melakukan pertemuan tertutup dengan beberapa instansi di lingkup Pemkab Merangin di antara nya, Inspektorak, Sekda, Bappeda dan juga bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang bertempat di ruang aula inspektorak kabupaten Merangin, Selasa (14/11/23) terkesan tertutup.

Setelah Media ini mendapat informasi bahwa ada pertemuan antara KPK dengan beberapa instansi pada hari ini  media ini pun langsung menuju ke ruang aula inspektorak untuk meliput pertemuan itu, tetapi saat media mau minta izin terlebih dahulu untuk mengambil gambar dengan salah satu peserta yang ikut di acara itu.

“Izin Bang saya dari medi GardaJambi.Com, saya mau mengambil poto pertemuan ini untuk saya bikin berita”

Dan di jawab oleh salah seorang yang hadir dalam pertemuan itu.

“Ini pertemuan penting dan ini tidak boleh di liput ini pertemuan internal media dak boleh ngambil poto pertemuan ini, sekarang ini keluar lah dulu karena ini pertemuan sipat nya tertutup,” pinta orang tersebut kepada media ini.

Hal ini menjadi tanda tanya besar bagi media ini, Kenapa di pertemuan dengan KPK ini terkesan tertutup ada apa sebenar nya yang di bahas di ruang aula tersebut.

Biasa nya setiap ada pertemuan seperti ini apa lagi ini pertemuan dengan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) tentu timbul banyak pertanyaan kalau pun pertemuan itu tertutup tetapi setidak nya adakah keterangan dari oknum yang tanya oleh Media ini tadi.

Terpisah dengan penuh penasaran media ini mencari informasi yang lebih akurat, ada apa gerangan KPK kunjungi Merangin dengan jumlah tiga orang. maksud kedatangan KPK ke Kabupaten Merangin hanya dalam bentuk Monitoring Center Prevention (MCP), yaitu untuk monitoring pengawasan, dan dalam pertemuan inti nya hanya pembinaan bukan ada nya indikasi indikasi terkait dengan temuan.

“Kedatangan  KPK ke Merangin hanya sebatas monitoring dan pembinaan dalam pengawasan saja, bukan nya ada indikasi yang lain, dan hal ini adalah tugas mereka (KPK) untuk mengawasi seluruh Indonesia,” terang Inspektur Inspektorat Kabupaten Merangin, Defi Martika.S sos.M.si.(Dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *