Miris Janda Miskin di Sei-Mas Kelurahan Pasar Bangko Tidak Pernah Mendapat Bantuan Dari Pemerintah

Peristiwa988 Dilihat

Gardajambi.Com – Merangin. Dari informasi yang didapatkan oleh media ini di lapangan, ada beberapa janda miskin di Kelurahan Pasar Bangko Kecamatan Bangko kabupaten Merangin yang tidak pernah mendapat bantuan apa pun yang sifat nya bantuan dari Pemerintah baik itu PKH, BLT, atau Bansos di RT 01 RW 01 Lingkungan Sei- Mas.

Setelah di telusuri isu tersebut, media ini mengkonfirmasikan ke salah seorang warga yang tidak mau nama nya di publikasikan.

Memang benar ada dua orang warga yang keadaaan nya sangat memperihatinkan, yang satu nya janda tua yang umur nya sekitar kurang lebih 85 tahun dan tinggal sendirian di rumah nya, kalau yang tinggal di depan rumah dia itu orang ngontrak sedang kan dirinya sendiri tinggal di belakang, Kalau yang satu nya lagi itu yang tinggal di rumah ujung, dia juga seorang janda dan dia juga tidak ada pekerjaan Diapun juga sudah berumur mungkin umurnya sekitar kurang lebih 65 tahun,” ujarnya Narasumber.

Media ini pun  langsung menuju ke rumah orang tua yang di ceritakan tadi, sesampai di rumah yang di maksud nampak ada seorang nenek yang sedang tidur, dan media pun tidak ingin menggangu tidur nya, berselang waktu setelah dari rumah mbah yang pertama Media ini langsung menuju rumah yang ke dua.

Sumiati itu nama pemilik rumah janda miskin yang kedua, “Pernah tidak ibu dapat bantuan dari kelurahan buk,” ujar media ini.

“Dari dulu sampai sekarang saya tidak pernah mendapatkan bantuan PKH, BLT Atau Bansos, hanya pernah dulu waktu masih ada jatah beras dari kantor lurah memang saya dapat, tapi sejak berhenti pembagian beras dari kantor lurah sampai saat ini saya tidak pernah dapat bantuan apa pun lagi,” kata ibu Sumiati

Selain dirinya janda dia juga masih punya tanggungan seorang anak perempuan dan juga seorang adik laki laki yang kedua nya kurang sehat kejiwaannya, selain itu ibu Sumiati ini juga berharap kepada Dinas Sosial Kabupaten Merangin agar dapat memberi batuan apa pun kepada keluarganya.

“Karena saya ini juga sudah tua dan sudah tidak bekerja lagi untuk makan sehari hari saya hanya menjual buah kelapa dan itu pun juga tidak setiap hari,” ujar nya dengan lirih.

Terpisah Lurah Pasar Bangko Kismanto, yang di hubungi oleh media ini via WhatsApp Pribadi nya.

Pesan yang di layangkan terkirim dan centang dua, namun tidak di balasnya, dan di coba menghubungi nya, bernada aktif namun tidak di angkat, sampai berita ini di publikasikan Lurah Pasar Bangko terkesan bungkam.(Dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *