Diduga Kepsek SDN 187/VI Sunat Dana PIP Murid

Peristiwa959 Dilihat

GardaJambi.Com – Merangin.Menurut informasi dari salah satu wali murid yang mendapatkan dana Program Indonesia pintar (PIP), dana tersebut di ambil oleh kepala sekolah langsung ke Bank BRI, sebelum di beri ke siswa penerima dana tersebut sudah di potong sebanyak Rp.50.000,-rupiah per murid.

sementara murid yang mendapatkan dana Program Indonesia Pintar di SD 187/VI Negeri tersebut sebanyak 20 Siswa. Sementara itu keterangan Wali murid yang tidak mau nama nya di sebut di Media ini mengatakan.

Anak nya mendapat bantuan dana Program Indonesia Pintar, yang seharusnya anak nya menerima Rp.450.000, akan tetapi yang di terima oleh anaknya cuma Rp.400.000,- rupiah, sedangkan hal tersebut bukan hanya sekali ini saja yang di potong oleh Kepsek, namun setiap pencairan selalu di potong oleh Kepsek tersebut.

“Anak kami dapat bantuan PIP,  hanya terima Rp.400.000,- rupiah bukan nya Rp.450.000,- rupiah. seharus nya kan Rp.450.000,- rupiah anak kami nerima nya,” terang Wali murid tersebut.

“Hal ini bukan sekali ini saja kepsek  memotong dana tersebut, dan dana tersebut dipotong dengan alasan untuk biaya operasional guru yang mengambil ke Bank, kami tidak nyuruh guru itu yang ngambil nya, seharus nya rapatkan dulu wali murid yang menerima dana tersebut apakah kami setuju, apa tidak, ini Abah malah langsung di ambil oleh pihak sekolah kalau guru nyo yang ngambil nyo ke bank,” pungkas nya

Sedangkan Peraturan Kemendikbud Nomor 14 tahun 2022 tentang Program Indonesia Pintar (PIP) untuk membantu peserta didik yang kurang mampu guna bisa menunjang kan pendidikan yang lebih baik dan supaya murid yang kurang mampu tidak putus sekolah.

sementara Surat Edaran (SE) tentang larangan pemotongan dana PIP yang di tuang kan dalam Nomor 420/23 Disdikbud Kabupaten Merangin.

Dan PP No 94 tahun 2021 tentang disiplin PNS dan ketentuan terkait yang lain nya.

Mengigat bantuan ini sangat di perlukan oleh murid yang mendapatkan nya guna untuk membeli perlengkapan sekolah seperti baju buku sepatu dll yang sipat nya untuk keperluan sekolah.

Terpisah Kepala Sekolah SDN 187/VI insial RK saat di konfirmasi oleh media ini melalui Handphone milik pribadinya menjelaskan.

“kalau untuk masalah pemotongan dana PIP itu sudah selesai dan sudah ada berita acara nya di kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, dan kami juga sudah melakukan rapat dengan wali murid dan itu di ketahui oleh Riskandi selaku kabid Dikdas,” terangnya

Diakhir pembicaraan melalui Handphone, media ini pun menanyakan sudah berapa kali kepsek memotong dana PIP tersebut.

“Sudah sering, katanya dengan nada suara yang gusar dan langsung mematikan Handphone nya. (Dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *