Terkait TKD Kepala Desa Rantau Limau Manis Angkat Bicara

Investigasi108 Dilihat

GardaJambi.Com – Merangin.Setelah di beritakan beberapa kali terkait dengan Tanah Kas Desa (TKD) Rantau Limau Manis, akhirnya Aswani menjelaskan kronologi dari awal tentang persoalan Tanah Kas Desa Rantau Limau Manis.

“Dulu kebun Karet itu sudah puluhan Tahun, dan sudah tidak produktif lagi, untuk menjadi Kas Desa, tampa ada penghasilan, karena tidak ada orang yang mau memotong karet tersebut. Pemerintah desa pun melakukan rapat di balai desa, tanggal 25 September 2023 untuk pembahasan kebun karet yang tidak produktif tersebut, Pemerintah Desa bersama BPD, LAM, Lembaga Adat berserta masyarakat desa Rantau Limau manis, melakukan perundingan terkait dengan (TKD)  dengan cara menukar guling tanah tersebut dengan lahan sawit yang sedang produktif,” terang Aswani kepada media ini Senin (25/3/24) melalui Handphone milik pribadinya.

Selain itu Aswani juga mengatakan, jika di tukar dengan lahan sawit yang sedang produktif kemungkinan akan ada penghasilan untuk desa.

“Karena menurut kami jika ditukar dengan sawit akan bermanfaat untuk pendapatan desa (PAD), ada juga nanti nya kemasukan untuk desa,” ujarnya.

Perundingan tersebut terjadi pada zaman Mashuri menjadi Bupati Merangin.

“Kesepakatan itu dibuat dengan berita acara, disposisi bupati Merangin zaman pak Mashuri, juga diketahui Kabag Pemerintahan,” terangnya lagi.

Setelah itu dilakukan dengan lelang, siapa yang tertinggi ialah yang mendapatnya, dan dimenangkan oleh saudara Sanadi.

“Alhamdulilah Sampai saat ini tidak ada Permasalahan Dindo, dan di benar kan ketua BPD Pardiyansah yang juga ikut mengetahui dan menanda tangani berita Acara hasil dari musyawarah tersebut. dan habis lebaran nanti kami akan rapat dengan pihak kecamatan tabir Ilir dan juga dengan pihak kabupaten Merangin,” tandanya Aswani.(Dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *