Salah Satu Puskesmas di Kabupaten Merangin Angkat Bicara Terkait Pungli Untuk Sistem (BOK) Yang di duga Dilakukan Oleh Honorer AKLAP BPKAD

Investigasi1142 Dilihat

GardaJambi.Com – Merangin.Sempat di beritakan beberapa waktu yang lalu di media ini sebelum nya

terkait ada nya dugaan pungutan liar pungli untuk sistem Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang di lakukan oleh oknum honorer yg berinisial DN di Bidang AKLAP BPKAD kabupaten Merangin.

Demi untuk kelanjutan berita, media ini mencoba menghubungi salah satu operator puskesmas yang ada di kabupaten Merangin, yang tidak mau nama nya di sebutkan di media ini.

“Yo duit yang kami bayar dulu memang  sudah dikembalikan tapi bukan Rp 1.600.000,- (Satu juta enam ratus ribu). Melainkan Rp.1.200.000 (satu juta dua ratus ribu). Kan itu masih kurang seharusnya kalau mau mengembalikan uang itu harus sesuaikan dengan yang kami bayar dulu kami jugo tidak tau kenapo duit kami tu di kembalikan kalau memang untuk pembayaran sewa sistem BOK server tu mano surat kontrak nyo,” terang Narasumber dan juga Operator BOK di Puskesmas.

Terpisah, saat media ini mencoba konfirmasi Ke Masmithoardi selaku Kabid AKLAP BPKAD Kabupaten Merangin.

“Kalau untuk mengembalikan uang itu sayo jugo tidak tahu, dan kemaren memang ado oknum honorer itu mengatakan itu bukan dio yang mungut uang itu tapi operator yang lain,” ujar Kabid.

“Tadi sayo jugo sudah nemui Inisial DN, dan dio menjawab, Dio dak pernah memungut duit itu, jadi dio jugo bingung mau jawab apo,” tambahnya.

Jika memang tidak, atau bukan dia kenapa Inisial DN ini yang mengembalikan uang tersebut, dan  nama inisial DN juga lah yang di sebut-sebut oleh salah satu operator Puskesmas ini.(Dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *