Diduga Camat Batam Terima Gratifikasi Berupa Bibit Sawit Dari Kades Pulau Baru

Investigasi1104 Dilihat

GardaJambi.Com – Merangin Menurut keterangan dari masyarakat setempat, di Desa Pulau Baru kecamatan Batang Masumai terindikasi adanya upaya penyuapan oleh Oknum (Kades-red) ke oknum Camat Batang Masumai berupa bibit sawit yang di duga di beli dengan dana desa (DD).

Selain itu ada juga proyek desa yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat dan juga ada beberapa dugaan Proyek yang di laporan SPJ-nya di duga fiktif.

Terkait dengan dua persoalan tersebut media ini mendapat informasi dari salah satu warga setempat yang tidak mau nama nya di sebut

“Kalau untuk bibit sawit itu setahu saya di beli dengan dana desa dengan pengadaan bibit untuk masyarakat tapi kami saja belum menerima bibit itu, tapi  pak camat sudah di kasih dan lebih parah nya lagi bibit itu di antar oleh perangkat desa dan langsung di tanam alang kah enak nya pak Camat itu, itu kemungkinan suap dari pak kades untuk pak Camat,” dugaan warga.

Selain itu narasumber juga mengatakan terkait pekerjaan proyek di Desa Pulau Baru banyak tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat nya.

“Di desa kami itu ada banyak pekerjaan yang dugaan fiktif salah satu nya jalan untuk masyarakat, itu di bangun dengan dana dari pelaku pertambangan Emas Tampa Izin (PETI), tapi kenapa di laporkan proyek jalan masyarakat itu di bangun dengan dana desa (DD) selain itu ada juga proyek jalan setapak yang sampai saat ini tidak ada manfaat nya bagi masyarakat setempat, sedangkan di desa kami masih banyak yang perlu untuk di bangun atau di buat yang pasti untuk masyarakat banyak,” terangnya lagi.

Sudirman Kepala Desa Pulau Baru, ketika di hubungi oleh media ini tidak mau mengangkat Handphone nya lagi, sedangkan awal pemberitaan bisa dihubungi, entah alergi atau memang menghindar dari media, hal ini bukan hanya sekali di lakukan, tapi berkali-kali tetap tidak ada jawabannya, namun Handphone nya bernada aktif.

Hal yang sama juga terjadi dengan Hariyanto Camat Bantang Masumai, juga melakukan hal yang serupa, terkesan menghindar dari Media, sampai berita ini di rilis belum ada tanggapan dari kedua pejabat tersebut, baik kepala Desa maupun Camat.(Dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *