Yadhi Nofriato : Akan Kita Cari Penyebabnya Setelah Itu Kita Tuntaskan Genangannya

Pemerintahan1116 Dilihat

GardaJambi.Com – Merangin. Genangan air yang terdapat di depan ruko Idaman, tepatnya di tengah-tengah kota Bangko, Senin (27/5/24) akhirnya di bongkar oleh pihak Pemerintah Kabupaten Merangin, melalui Dinas PUPR, melalui Bidang Bina Marga (BM) dan di koordinasi oleh Asisten I M.Sayuti.

Yadhi Nofriato, sekalu Kabid BM DPUPR mengatakan, untuk menyelesaikan persoalan yang menyebabkan tergenangnya air yang berada di depan ruko Idaman.

Apapun rintangan yang ada di lapangan tetap akan di selesaikan, pada intinya pihak nya akan mencari titik penyebab, setelah hal tersebut di ketahui barulah dilakukan tindakan.

“Apapun permaslahan yang ada, akan tetap kami selesaikan, pada intinya kita mencari di mana penyebab tersumbatnya air ini,” ujar Yadhi Nofriato Kabid BM.

Masih menurut Yadhi, pekerjaan yang di lakukan pada kali ini harus membuahkan hasil yang permanen, agar tidak jadi perbincangan di kalangan Masyarakat Merangin, terkhusus di Media sosial.

“Sekali ini kita bekerja harus sampai tuntas, demi kepentingan masyarakat Merangin yang kita cintai,” tandanya.

Terpisah, di lokasi nampak salah seorang Anggota DPRD Hasren Purja Sakti, yang bernaung di bawah Partai Perindo, mengucapakan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah tanggap untuk menyelesaikan persoalan tergenang nya air yang ada di depan ruko Idaman.

“Pada hari ini saya berada di sini selaku anggota DPRD kabupaten Merangin, mengucapakan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah tanggap untuk menyelesaikan persoalan yang ada, dan yang sama-sama kita lihat.

“Sejauh ini bukan berati pemerintah tidak tanggap dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada, namun semua itu terkendala oleh keterbatasan dana,” lanjut HPS.

Masih menurut HPS, seharusnya pemerintah tidak membiarkan hal ini terjadi berlarut-larut, dan jika berbicara persoalan anggaran pemerintah ada raja, dengan segala usaha bisa di kerjakan.

“Jika kita berbicara perseorangan anggaran itu sah-sah saja, Merangin tidak memiliki anggaran, tapi sebagai seorang Bupati kebijakan ada di tangan nya, bisa saja berkoordinasi dengan pihak perusahan-perusahaan yang ada di Kabupaten Merangin, ajak mereka (Perusahan-red) gotong royong tidak ada yang tidak bisa di selesaikan,” tandas HPS.(Dun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *